9. ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

November 30, 2010 at 2:04 pm (Uncategorized)

Ilmu Pengetahuan

Secara umum, Ilmu pengetahuan merupakan suatu pangkal tumpuan (objek) yang sistematis, mentoris, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif. Jadi ilmu pengetahuan adalah sebuah dasar atau bekal bagi seseorang yang ingin mencapai suatu tujuan yang diharapkannya. Tanpa ilmu pengetahuan, manusia tidak bisa mencapai apa yang diinginkannya. Ilmu pengetahuan memberikan setiap manusia ilmu-ilmu dasar untuk melakukan sesuatu. Ilmu pengetahuan bisa dicari dimana saja, tidak hanya dari buku pelajaran saja. Tetapi ilmu pengetahuan juga bisa diambil dari berbagai sumber seperti koran, majalah, televisi, radio, komik sains, ataupun pengalaman seseorang bahkan dari kitab suci. Ilmu pengetahuan dan teknologi dari tahun ke tahun, dari jaman ke jaman, dan dari hari ke hari semakin berkembang pesat. Tidak tidak dapat dipungkiri bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah bermanfaat untuk kehidupan kita.  Ilmu pengetahuan haruslah dapat dikemukakan, harus dimegerti secara umum sehingga kita dapat memahami ilmu pengetahuan dengan mudah. Didalam kehidupan kita, kita tidak pernah terlepas dengan manfaat ilmu pengetahuan. Kita manusia memiliki akal pikiran yang merupakan dasar adanya ilmu pengetahuan. Dengan ini pula dapat mempermudah kita untuk melalukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu. Ilmu pengetahuan sangatlah berguna bagi kita semua. Hal yang bersifat negatif maupun positif tidak terlepas dari segala sesuatu, begitu pula dengan IPTEK. Teknologi akan berguna jika dimanfaatkan dengan baik. IPTEK tentunya dapat memotivasi masyarakat untuk lebih maju lagi. Karena IPTEK sungguh sangat menarik perhatian. Perkembangan yang terjadi sekarang ini dapat menjadikan masyarakat memiliki pandangan atau wawasan yang lebih luas. Iptek berkembang dengan sendirinya tentunya dengan dikembangkan oleh orang-orang yang berpengalaman. IPTEK sangat lah mudah untuk didapatkan, dimana pun dan kapan pun kita dapat memperolehnya.

Teknologi

Dalam konsep yang pregmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai suatu seni yang mengandung pengertian berhubungan dengan proses produksi, menyangkut bagaimana berbagai sumber tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasikan tujuan produksi “secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan.

Dari batasan di atas jelas, bahwa teknologi sosial pembangunan memerlukan semua ilmu pengetahuan dan teknologi untuk dipertemukan dalam menunjang tujuan-tujuan pembangunan misalnya perncanaan, programming. Teknologi memperlihatkan fenomena dalam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehisupan manusia menjadi lingkup teknis, berikut adalah fenomena teknik pada msyarakat menurut Sastrapratedja memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

a. Rasionalisasi, artinya tindakan spontant oelh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.

b. Artifisilitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.

c. Otomatisme, artinya dalam hal metode organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis.

d. Teknis berkembang pada suatu kebudayaan.

e. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berintraksi dan saling bergantung.

f. Universalisme, artinya melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan menguasai kebudayaan.

g. Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.

Teknologi yang berkembang dengan pesat, meliputi berbagai bidang kehidupan manusia, masa sekarang nampaknya sulit memisahkan kehidupan manusia dengan teknologi, bahkan sudah merupakan kebutuhan manusiawi.

Kemiskinan

Kemiskianan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan yang pokok, dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dan lain-lain. Kemiskinan merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa sebagai inspirasi dasar dan perjuangan akan kemerdekaan bangsa dan motivasi fundamental dari cita-cita menciptakan masyarakat adil dan makmur.

Persepsi manusian mengenai kebutuhan pokok yang diperlukan di pengaruhi oleh tingkat pendidikan, adat istiadat dan system nilai yang dimiliki, dalam hal ini garis kemiskinan dapat tinggi atau rendah, terhadap posisi manusia dalam lingkungan sosial, bukan ukuran kebutuhan pokok yang menentukan mlainkan bagaimana posisi pendapatannya ditengah-tengah masyarakat sekitarnya. Kemiskinan menurut orang lapangan dapat dikategorikan ke dalam tiga unsure yaitu :

a)      Kemiskinan yang diakibatkan oleh handicap badaniah ataupun mental seseorang.

b)      Kemiskinan yang disebabkan oelh bencana alam.

c)      Kemiskinan yang diakibatkan oleh perbuatan manusia atau kemiskinan sturtural.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: