GONJANG GANJING HARGA BBM SUBSIDI

Juni 6, 2013 at 1:13 pm (Uncategorized)

downloadGonjang-ganjing isu bahan bakar minyak bersubsidi terus saja menyeruak. Pemerintah sepertinya akan mengambil kebijakan yang tidak populis, yaitu menaikkan harga BBM bersubsidi, yang sebelumnya beredar wacana mengenai penerapan satu harga. Namun kebijakan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi yang akan diambil pemerintah harus melewati mekanisme di DPR lebih dulu, karena segala kebijakan yang sifatnya strategis harus melibatkan DPR, apalagi ini berkaitan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, yang perlu adanya revisi dari yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sebab, jika harga BBM bersubsidi dinaikkan, ada anggaran turunan yang akan disalurkan, seperti dana kompensasi, dari naiknya harga BBM bersubsidi tersebut.

Rakyat dan para usahawan menunggu hasil akhir dari DPR tentang keinginan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut. Sebab, menurut berita yang saya baca, Presiden SBY banyak mendapat pesan pendek (SMS) yang isinya tentang kepastian harga BBM bersubsidi itu. Bola sekarang ada di DPR, tinggal DPR yang memutuskan kebijakan yang tidak populis ini, kemudian pemerintah yang menjalankannya. Dengan niat dan maksud untuk memperbaiki kinerja perekonomian serta memperbaiki taraf hidup rakyat miskin, maka kebijakan yang sulit ini harus segera direalisasi. Sebab, subsidi untuk BBM selama ini sudah salah kaprah. Banyak dari kelas menengah ke atas yang menikmatinya, padahal subsidi diberikan pemerintah untuk rakyat miskin.

Pemerintah akan menaikan harga BBM bersubsidi sebagaimana usulan banyak pihak, kisaran kenaikan itu tidak akan melebihi Rp 6.500,- perliter, namun sebelum harga itu dinaikan, pemerintah menunggu kepastian tersedianya dana kompensasi yang telah diajukan ke DPR untuk dibahas lebih lanjut. Tentang kenaikan itu, Pemerintah lebih memilih pelaksanaannya dengan harga tunggal, tetapi pihak konfederasi perburuhan seluruh Indonesia telah merencakan akan menolaknya karena berdampak akan menyusahkan para buruh dan masyarakat kurang mampu. Tentang BBM bersubsidi itu, sebelumnya pemerintah telah berencana akan memberlakukan dua harga, namun dengan pertimbangan kesulitan dalam pelaksanaannya, maka opsi dua harga itu tidak menjadi pilihan lagi.

Karena BBM itu menyangkut kehidupan orang banyak, maka wajar saja akan ada berbagai tanggapan dan sikap terkait dengan rencana kenaikan BBM bersubsidi itu, apalagi bila dikaitkan dengan nilai bisnisnya, ada sekitar Rp 196 triliun dana APBN yang dialokasikan untuk kepentingan subsidi BBM itu, uang sejumlah itu sangat mengiurkan sekali untuk digarong. Pernah salah satu harian terbesar dinegeri ini secara tersamar memberitakan bahwa perbedaan harga yang sangat besar antara BBM bersubsidi dengan non bersubsidi telah mendorong banyak pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penyeludupan besar-besaran, inilah salah satu bentuk penggarongan dan barangkali dengan kekuatan modalnya para pihak itu telah ikut bermain, berupaya agar BBM bersubsidi harganya tidak naik, sebab setiap kenaikan itu akan mempengaruhi kepentingan bisnisnya, barangkali itulah kemungkinan yang menjadi penyebab BBM bersubsidi itu gonjang-ganjing berpoco-poco, dan kelompok ini memanfaatkan keawaman masyarakat tentang itu.

Refrensi : http://koran.tempo.co/konten/2013/05/13/309706/Politisasi-Harga-BBM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: