BLSM : Demi Rakyat atau Demi Partai Politik

Juli 11, 2013 at 9:58 am (Uncategorized)

images (1)

BLSM lebih tepat disebut stimulan meningkatkan daya beli masyarakat antisipasi kenaikan harga sebagai imbas kenaikan BBM.  “Masyarakat miskin butuh perlindungan penuh pemerintah. Terlebih mereka yang benar-benar butuh bantuan. Karenanya sangat tepat diberi BLSM. Amerika yang merupakan negara maju di dunia saja masih memberikan tunjangan bagi masyarakat miskin. Apalagi Indonesia yang masih merupakan negara tumbuh,” katanya saat menjadi narasumber dialog interaktif Kominfo melalui TVRI Kaltim, Samarinda, Rabu sore.

kebijakan kenaikan BBM merupakan langkah tepat untuk antisipasi pemanfaatan BBM bersubsidi bukan pada orang yang tepat. Dengan kenaikan harga yang sama antara di SPBU maupun di eceran semua kalangan masyarakat membeli BBM dengan harga sama. Kompensasinya, masyarakat miskin diberi BLSM untuk mengganti subsidi BBM yang dianggap banyak dinikmati orang berkantong tebal.

Terkait harga pasar seiring kenaikan harga BBM, ia melihat secara psikologis tidak berpengaruh atau memberi dampak bagi harga barang kebutuhan di pasaran. Sekali pun ada kenaikan tidak lebih 15 persen. Kenaikan yang ada hanya merangsang produsen dan pengecer. “Besar kecilnya pengaruh kenaikan BBM terhadap harga pasaran dan daya beli masyarakat perlu penelitian. Yang jelas, secara kasat mata kondisinya tidak terlihat berpengaruh,” akunya seraya menjelaskan kenaikan harga biasanya lebih dipengatruhi stok. Kondisinya, stok kebutuhan aman, sehingga tidak mungkin harga melonjak. Sementara Aji Sofyan menyebut, dalam persfekti ekonomi pemberian BLSM merupakan niat baik yang patut dihargai. Sebab tidak ada pemerintah yang ingin masyarakatnya hidup susah. Tujuan penyelengaraan pemerintahan tentu ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BBM dan BLSM merupakan dua hal yang tidak terpisah dalam kehidupan. Hanya saja program ini hanya merupakan upaya meningkatkan daya beli masyarakat yang sifatnya sementara. Hanya empat bulan. Sedang kenaikan harga BBM dan imbas turunannya belangsung hingga bertahun-tahun,” katanya. Terkait kondisi harga yang disebut Kepala Disperidagkop & UMKM tidak dipengaruhi kenaikan BBM, ia tidak menyangkal. Hanya saja, kondisi tersebut saat suplai stabil dan jika suplai sudah mulai terhambat, maka yang berlaku sekali pun harga mahal tidak masalah, asalkan tersedia. Kondisi seperti itu sekali terjadi harganya tidak akan turun lagi.

http://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita-2432-blsm-itu-stimulan-tingkatkan-daya-beli-masyarakat—.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: